Presiden Joko Widodo (Jokowi) sukses meminta tambahan jumlah kuota haji Indonesia sebanyak 10.000 jemaah. Hal itu dipastikan usai Jokowi bertemu Raja Salman di Istana Pribadi Raja (Al-Qahr al-Khas) di Riyadh.
Saat ini kuota jemaah haji kita sebanyak 221.000 jamaah, dengan adanya tambahan 10.000 jemaah, maka totalnya akan mencapai 231.000 jemaah. Penambahan kuota haji ini akan mengurangi daftar tunggu haji Indonesia yang saat ini rata-rata 18 tahun.
Penambahan ini merupakan upaya diplomasi Presiden Jokowi yang secara khusus melobi Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi.
“Kalau bukan karena memiliki kedekatan diplomatik Indonesia di bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi dengan Kerajaan Arab Saudi, penambahan ini sulit dilakukan.” ujar Ace Hasan Syadzily Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, seperti dikutip dari wartaekonomi.co.id.
Seperti diberitakan sebelumnya, keputusan penambahan kuota haji ini disampaikan saat pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman. Penegasan keputusan itu juga disampaikan kembali oleh Putera Mahkota Kerajaan, Muhammad Bin Salman, yang melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi.
Masa Tunggu Haji Indonesia Puluhan Tahun
Kementerian Agama sebelumnya merilis waktu tunggu antrean haji Indonesia untuk seluruh provinsi. Dalam daftar terlihat lama antrean sudah mencapai puluhan tahun.
Penyebab utama panjangnya antrian tersebut karena besarnya animo calon jemaah haji di suatu provinsi. Sementara kuota per provinsi dibatasi 1/1.000 (1 per mil) dari jumlah Muslim di suatu daerah.
Berdasarkan informasi yang juga diunggah di akun Instagram Kemenag, @kemenag_ri, terlihat waktu tunggu paling pendek berkisar 11 tahun. Jangka waktu ini terdapat di Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku.
Sementara waktu dengan durasi paling lama adalah 39 tahun, yaitu Sulawesi Selatan. Menurut Mastuki, gambaran lama antrean jemaah haji ini berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Februari 2019.
Jumlah pendaftar haji sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan. Jumlah pendaftar setiap tahunnya melampaui kuota haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.
Pada 2018, ada kuota sebanyak 204.000 jemaah reguler, 17.000 untuk haji khusus, jadi total ada 221.000 jemaah.
Daftar Antrian Haji Berdasarkan Provinsi
Sebanyak 221.000 kuota haji itu tidak bisa menampung pendaftar haji yang mencapai 600.000 orang. Hal inilah yang menjadi penyebab panjangnya daftar tunggu haji.
Berikut, rincian lamanya antrean haji di 34 provinsi.
1. Aceh, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
2. Sumatera Utara, rata-rata lama antrean haji 15 tahun
3. Riau, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
4. Kepri, rata-rata lama antrean haji 15 tahun
5. Jambi, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
6. Sumatera Barat, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
7. Bengkulu, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
8. Sumatera Selatan, rata-rata lama antrean haji 16 tahun
9. Babel, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
10. Lampung, rata-rata lama antrean haji 16 tahun
11. Jakarta, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
12. Banten, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
13. Jawa Barat, rata-rata lama antrean haji 20 tahun
14. Jawa Tengah, rata-rata lama antrean haji 22 tahun
15. Jawa Timur, rata-rata lama antrean haji 24 tahun
16. Yogyakarta, rata-rata lama antrean haji 23 tahun
17. Bali, rata-rata lama antrean haji 20 tahun
18. NTB, rata-rata lama antrean haji 26 tahun
19. NTT, rata-rata lama antrean haji 17 tahun
20. Kalimantan Barat, rata-rata lama antrean haji 17 tahun
21. Kalimantan Tengah, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
22. Kalimantan Selatan, rata-rata lama antrean haji 29 tahun
23. Kalimantan Timur, rata-rata lama antrean haji 28 tahun
24. Sulawesi Barat, rata-rata lama antrean haji 30 tahun
25. Sulawesi Tengah, rata-rata lama antrean haji 16 tahun
26. Gorontalo, rata-rata lama antrean haji 11 tahun
27. Sulawesi Utara, rata-rata lama antrean haji 11 tahun
28. Sulawesi Tenggara, rata-rata lama antrean haji 19 tahun
29. Sulawesi Selatan, rata-rata lama antrean haji 39 tahun
30. Maluku Utara, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
31. Maluku, rata-rata lama antrean haji 11 tahun
32. Papua Barat, rata-rata lama antrean haji 18 tahun
33. Papua, rata-rata lama antrean haji 18 tahun