Menjadi direktur utama di sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pasti akan mendapat tunjangan serta fasilitas tinggi seperti Silmy Karim, direktur utama dari BUMN PT Krakatau Steel. Dia memiliki harta hingga mencapai Rp 189 miliar, penasaran apa aja asetnya?
Sebagian besar dari kamu pasti udah pernah dengar tentang perusahaan Tanah Air yang memproduksi baja di daerah Cilegon, Banten yang mulai beroperasi pada tahun 1970.
Di balik fakta tersebut, terdapat sosok pemimpin yang belum banyak diketahui orang. Yaitu, Silmy Karim.
Pria kelahiran Kota Tegal, 19 November 1974 belakangan ini diterpa berita kurang sedap. Perusahaan yang dipimpinnya terpaksa gak memperpanjang kontrak pegawai outsourcing guna memperbaiki situasi keuangan internal.
Membahas tentang keuangan, ternyata Silmy Karim merupakan salah satu bos paling kaya di antara pemimpin BUMN lain.
Daripada penasaran, yuk kita langsung lihat datanya berdasarkan LHKPN tahun 2017 berikut:
Tanah dan bangunan mencapai Rp 111 miliaran

Salah satu sumber kekayaan terbanyak yang dimiliki Silmy Karim adalah tanah dan bangunan. Berikut, daftar lengkapnya:
| Tanah dan bangunan seluas 328 m2 / 196 m2 di Tangerang Selatan | Warisan Rp 1.906.360.000 |
| Tanah seluas 2500 m2 di Tangerang Selatan | Warisan Rp 6.600.000.000 |
| Bangunan seluas 142 m2 di Kota Jakarta Selatan, Rp 3.740.990.000 | Rp 3.740.990.000 |
| Tanah dan sangunan seluas 385 m2/300 m2 di Kota Jakarta Selatan | Warisan Rp 7.587.925.000 |
| Bangunan seluas 25 m2 di Kota Jakarta Selatan | Rp 658.625.000 |
| Tanah dan bangunan seluas 304 m2/220 m2 di Kota Jakarta Selatan | Warisan Rp 18.250.000.000 |
| Tanah dan bangunan seluas 743 m2/863 m2 di Kota Jakarta Selatan | Hasil sendiri Rp 21.000.000.000 |
| Tanah seluas 1060 m2 di Tangerang Selatan | Warisan Rp 650.840.000 |
| Tanah seluas 229 m2 di Tangerang Selatan | Warisan Rp 140.606.000 |
| Tanah dan Bangunan seluas 1300 m2/1392 m2 di Kota Jakarta Selatan | Hibah tanpa akta Rp 29.756.160.000 |
| Tanah dan Bangunan seluas 306 m2/364 m2 di Kota Jakarta Selatan | Hibah tanpa akta Rp 776.433.333 |
| Tanah dan Bangunan seluas 1860 m2/853 m2 di Kota Jakarta Selatan | Hasil sendiri Rp 20.000.000.000 |
| Tanah dan Bangunan seluas 17 m2/106 m2 di Kota Jakarta Selatan | Hibah tanpa akta Rp 931.471.000 |
Dengan total 13 aset tanah dan bangunan total nominalnya mencapai Rp 111.999.410.333.
Baca juga: Barang Mewah Milik 3 Bos BUMN Ini Harganya Capai Ratusan Juta Rupiah
Kendaraan dan mesin senilai Rp 1,1 miliaran

Belum afdol kayaknya kalau menjadi orang sukses gak punya mobil dan motor yang mahal. Silmy Karim ternyata mempunyai enam buah kendaraan mewah:
| Motor, Harley Davidson Tahun 2003, Hasil sendiri Rp 300.000.000 |
| Motor, Harley Davidson Tahun 1998, Hasil sendiri Rp 250.000.000 |
| Mobil, Jeep CJ7 Tahun 1988, Hasil sendiri Rp 100.000.000 |
| Mobil, Mercedes Benz 280E Tahun 1979, Hasil sendiri Rp 200.000.000 |
| Mobil, Toyota Land Cruiser Tahun 1981 Hasil sendiri Rp 125.000.000 |
| Mobil, Jeep Wrangler Tahun 1996, Hasil sendiri Rp 150.000.000 |
Total aset enam kendaraan pribadinya tersebut mencapai nominal Rp 1.125.000.000
Harta bergerak, surat berharga, kas dan harta lainnya mencapai Rp 85 miliaran

Selain tanah, bangunan dan kendaraan terdapat daftar aset yang jumlahnya gak kalah banyak. Untuk harta bergerak lainnya Silmy Karim mempunyai total Rp 6.000.000.000.
Untuk surat berharga total jumlahnya sampai Rp 10.282.268.100, sedangkan harta berupa kas dan setara kas milik Karim mencapai Rp 67.668.093.025.
Terakhir, ada harta lain-lain yang dilaporkannya kepada KPK sebesar Rp 2.025.000.000. Jika dijumlahkan, harta ini mencapai Rp 85.975.361.125.
Tetap memiliki utang mencapai Rp 9,6 miliaran

Gak cuma dialamin sama orang yang hidupnya pas-pasan, Silmy Karim pun juga ternyata mempunyai utang yang nominalnya banyak banget. Dilaporkan total kewajiban yang perlu dibayar olehnya mencapai Rp 9.641.579.900.
Jadi, dengan semua harta kekayaan tersebut jumlah pundi-pundi uang yang dimilikinya adalah Rp 189.458.191.558. Nominal yang lumayan fantastis, bukan?
Itulah jumah harta kekayaan kepunyaan Silmy Karim yang udah menjabat sebagai direktur utama PT Krakatau Steel sejak September 2018. Semoga dia bisa membawa nama BUMN kita menjadi salah satu perusahaan baja terbesar di dunia ya, guys! (Editor: Chaerunnisa)