Netizen di seluruh dunia baru-baru ini dihebohkan dengan aplikasi smartphone yang bisa membuat wajah penggunanya terlihat lebih tua ataupun lebih muda dari usia sesungguhnya. Ya, namanya adalah FaceApp.
Gak cuma netizen kebanyakan, kalangan selebritis pun keranjingan menggunakan aplikasi ini untuk memamerkan “wajah tua” mereka di berbagai platform media sosial. Namun, di balik keasyikan yang ada, Aplikasi yang dibuat oleh perusahaan asal Rusia Wireless Lab tersebut diduga memanfaatkan celah yang ada untuk mengakses serta menyimpan wajah-wajah para penggunanya.
Sontak, hal yang tadinya mengasyikan ini mendadak buat sebagian orang yang udah memakai fasilitas tersebut merasa was-was.
Merespon kekhawatiran tersebut, FBI didesak untuk segera melakukan investigasi apakah FaceApp benar-benar berbahaya dan mengambil kesempatan dalam kesempitan penggunanya tersebut. Namun, untuk mengetahui hasilnya butuh waktu yang gak sebentar.
Nah daripada nunggu kelamaan dan data pribadi keburu dicuri mending kamu coba ikuti 5 tips mengamankan ponsel pintar dari pencurian data berikut ini:
Baca juga: Internet Anti-lemot, Ini 5 Aplikasi VPN Terbaik dan Tips Bijak Menggunakannya
1. Rutin mengupdate smartphone

Mengutip dari Techradar, hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk mencegah pencurian data dari aplikasi tertentu seperti FaceApp adalah dengan mengupdate software. Yang dimaksud di sini adalah pembaruan perangkat lunak dari pihak brand ponsel pintar.
Setiap merek pasti bakal memberikan update software secara berkala untuk menutup celah keamanan yang setiap harinya muncul. Dengan begitu kamu bisa meminimalisir kemungkinan pencurian data pengguna.
Baca juga: Kehadiran Smartphone Black Market Ganggu Banget Penjualan Pasar Resmi Lho!
2. Install Anti Virus terpercaya

Langkah kedua adalah dengan menginstall antivirus terpercaya di smartphone yang kamu gunakan. Gak cuma untuk mendeteksi adanya hal berbahaya, antivirus juga bisa mencegah adanya pencurian data seperti Malware ataupun Spyware.
Dari sekian nama yang bertebaran, beberapa antivirus yang bisa kamu gunakan antara lain adalah Kaspersky, Avast, dan Norton.
Baca juga: 5 Smartphone Terbaik Huawei, Perusahaan yang Jadi Korban Perang Dagang AS-China
3. Membatasi akses ke media penyimpanan smartphone

Selanjutnya ada yang bisa dibilang cukup krusial yakni menolak akses ke media penyimpanan seperti foto, video dan nomor kontak. Setelah diinstall dan pertama kali dibuka, sebuah aplikasi umumnya meminta izin untuk mengakses berbagai macam informasi yang ada di handphone.
Kebanyakan orang gak memperhatikan hal ini dan asal memberikan akses dengan mudahnya. Kecerobohan ini memudahkan pihak yang kurang bertanggung jawab untuk mengambil segala informasi pribadi pengguna.
4. Jangan menginstall sembarang aplikasi smartphone

Sekarang ini banyak bertebaran aplikasi di internet yang muncul tanpa pengawasan ketat dari pihak pengembang aplikasi terutama di ponsel pintar android. Oleh karena itu, kita sendiri harus lebih selektif dalam memilih.
Kalau kamu pengin lebih aman, bisa mencari tahu dulu siapa pengembang aplikasi tersebut, apakah si pengembang adalah perusahaan terpercaya dalam pembuatan software.
5. Hindari menyimpan file pribadi di smartphone

Yang terakhir ialah menghindari menyimpan file yang bersifat pribadi di handphone. Kebiasaan seperti ini bisa sangat berbahaya kalau suatu saat gadget kamu ini hilang dan dimanfaatkan oleh oknum yang kurang bertanggung jawab. Pastinya kamu gak mau dong kejadian itu terjadi?
Sebaiknya pindahkan file-file tersebut ke dalam media penyimpanan yang lebih aman dan jarang digunakan seperti harddisk eksternal atau flashdisk. Media penyimpanan tersebut cenderung lebih jarang hilang dibandingkan handphone yang kamu bawa ke manapun setiap harinya.
Nah itulah 5 tips mengamankan smartphone dari pencurian data. Apakah kamu udah mengikuti langkah-langkah tersebut? Kalau belum gak ada salahnya untuk mencobanya sesegera mungkin ya, guys! (Editor: Ruben Setiawan)